Pages

Jumat, 16 Oktober 2015

Matan Kitab Ta'limul Muta'alim Tentang Hilangnya Fiqih dan Filsafat dalam kitab Tahafut al-Falasifah

Akan datang suatu zaman kepada umatku "Kata Nabi" dimana mereka jauh dari para ulama dan ahli fiqih (Hukum Aturan dari Allah), maka Allah akan menurunkan dengan 3 malapetaka. (H.R. Bukhori Muslim)

BACALAH SAMPAI PADA PANDANGAN IMAM AL GHOZALI


Artinya : Hendaknya pula memilih ilmu-ilmu yang kuna/lama
(ilmunya para ulama salaf), bukan yang baru lahir. Banyak ulama berkata : "Tekunilah ilmu kuna, bukan yang baru saja ada." Perhatian, jangan sampai terkena pengaruh perbantahan yang tumbuh subur setelah habisnya ulama besar, sebab menjurus untuk menjauhkan pelajar dari mengenali fiqh, hanya menghabiskan usia dengan tanpa guna, menumbuhkan sikap anti-pati/buas dan gemar bermusuhan. Dan itulah termasuk tanda-tanda kiamat akan tiba serta lenyapnya fiqih dan pengetahuan-pengetahuan lain,
demikianlah menurut hadits.

Kita menerima ilmu baru yang baik*
Bukan berarti kita tidak mau menerima ilmu baru, akan tetapi karena sudah terlanjur kata Filsafat menyebar dimana-mana saya memberikan lampu KUNING (Peringatan/Perhatian/Himbauan) jangan sampai menyebrang saat lampu MERAH menyala (ILMU FILSAFAT YANG SESUNGGUHNYA) sebagai sumber ilmu dari filsuf barat (Socrates,Plato, Epicurus, Aristoteles dsb.)yang tidak bisa dipertanggungjawabkan, bahkan dapat menyesatkan ketauhidan seseorang.
Kami membiarkan dia berjalan selama keberadaannya pada lampu HIJAU (tidak bertentangan)


Artinya : Dalam memilih guru, hendaklah mengambil yang lebih alim, waro' dan juga lebih tua usianya. Sebagaimana Abu Hanifah setelah lebih dahulu memikir dan mempertimbangkan lebih lanjut, maka menentukan pilihannya kepada tuan Hammad Bin Abu Sulaiman.


Artinya : Sebaiknya pula jangan ada warna merah didalam kitab, karena hal itu perbuatan kaum filsafat bukan ulama salaf (sebagai pewaris Nabi)

BERFILSAFAT (secara Radikal Mengedepankan akal atas keragu-raguan) hingga menghasilkan kesimpulan teori akal-akalan, bukan akal beneran. Disebabkan konsepsi yang tidak mumpuni dalam tatanan penyampaian keilmuannya (DIRAGUKAN).

Akan tetapi RATUSAN AYAT dalam Al Quran tentang perintah untuk BERFIKIR dalam semua hal, (nazdar) memandang secara seksama,(tafakkur) berpikir, (tadabbur) merenungkan, (I’tibar) mengambil pelajaran,( tadzakkur) menyadari,(tafaqquh) mendalami pemahaman. Hingga menghasilkan kesimpulan Kedamaian sejati yaitu Kedamaian HATI, FIKIRAN dan JIWA.

Jika konsep Al Quran diterapkan, maka akan bermunculan ilmuwan-ilmuwan muslim baik dalam bidang SAINS dll. InsyaAllah.

KONSEP SEDERHANA (Konsep Alquran) akan tetapi insyaAllah HASILNYA AKAN LUAR BIASA.

??? SEMOGA MENJADI BAHAN KAJIAN BERSAMA ???
terfokus pada kajian Teologi

read more : Ayat tentang perintah untuk berfikir
http://sopyanbcm.blogspot.co.id/2012/04/makna-arti-kebahagiaan.html

Pandangan Al-Ghazali terhadap Filsafat

Mengenai pandangan al Ghazali, para ilmuwan berpendapat bahwa ia bukan seorang filosof, karena ia menentang dan memerangi filsafat dan membuangnya. Tentangan yang di lontarkan al-Ghazali ini tercermin dari bukunya yang berjudul Tahafut al-Falasifah, yakni sebagai berikut : ”...sumber kekufuran manusia pada saat itu adalah terpukau dengan nama-nama filsuf besar seperti Socrates, Epicurus, Plato, Aristoteles dan lain-lainnya ..., mereka mendengar perilaku pengikut filsuf dan kesesatannya dalam menjelaskan intelektualitas dan kebaikan prinsip-prinsipnya, ketelitian ilmu para filsuf di bidang geometri, logika, ilmu alam, dan teologi ..., mereka mendengar bahwa para filsuf itu mengingkari semua syari’at dan agama, tidak percaya pada dimensi-dimensi ajaran agama. Para filsuf menyakini bahwa agama adalah ajaran-ajaran yang disusun rapi dan tipu daya yang dihiasi keindahan Read more: http://syafieh.blogspot.co.id/2013/04/filsafat-islam-al-ghazali-dan-pemikiran.html#ixzz3olMKM4Z8

Rabu, 14 Oktober 2015

CIRI ILMU YANG BERMANFAAT

Imam Al-Ghazzali menyebutkan 7 ciri ilmu yang bermanfaat di dalam kitabnya Bidayah al-Hidayah:
1). Barang yang menambah takutmu akan Allah S.W.T
2). Dan menambah pula di dalam penglihatan hatimu pada kecelaan dirimu,
3). Dan menambah pula dalam pengenalanmu akan ibadah kepada Tuhanmu yang Maha
     Mulia dan  Yang Maha Tinggi,
4). Dan mengurangkan akan gemarmu kepada dunia,
5). Dan menambah gemarmu kepada akhirat,
6). Dan membukakan ia akan mata hatimu dengan yang membinasakan akan amalmu
      hingga engkau memelihara diri daripadanya,
7). Dan melihatkan dia akan dikau atas tipu daya syaitan dan perdayanya.

KUN ANTA Humood Alkhudher


TERJEMAH : Lirik Lagu Kun Anta

Untuk senantiasa bersama mereka
Aku meniru rupa dan apa yang dzahir daripada mereka
Lalu aku menjadi seseorang yang lain, hanya untuk berbangga
dan aku sangka jika aku lakukan seperti itu
aku akan dapat kelebihan,
tetapi yang aku dapati hanyalah kerugian
karena ini hanyalah sekedar luaran
tidak tidak
kita tidak memerlukan harta untuk menambah kecantikan,
kecantikan dalaman (jauhari) ada disini di dalam hati ia bersinar
tidak tidak  
kita bukan diterima orang lain dengan apa yang tidak ada
kita diterima adalah karena perbuatan (Akhlak) kita
itulah kecantikan kita, yang sangat tinggi dan mulia
oh wo oh .... oh wo oooh 
Jadilah diri kamu sendiri pasti akan menambahkan
lagi kecantikan yang sedia ada
...............................
................
.....
sungguh aku menerima mereka
tetapi tidak pula aku meniru perawatan mereka
melainkan apa yang aku terima itu aku telah ridho.
aku ingin seperti diri aku sendiri
inilah aku
hal ini kurasakan sudah cukup dan aku sangat pasti.
aku ingin menjadi seperti diri aku sendiri 
inilah aku.
hal ini kurasakan sudah cukup
Aku akan jadi mengikut kemampuan diriku
aku tidak perlukan orang lain menerimaku.
aku akan jadi apa yang aku suka
kenapa aku perlu peduli tentang penerimaan mereka terhadapku.

Kun Anta Automation Cover


Sabtu, 03 Oktober 2015

Renungan Sang Suami


Esensinya lelaki akan mengingat bahwa 
Ibunya adalah seorang wanita, sejauh mana kita 
memperlakukan seorang istri, maka akan bisa diukur 
kecintaannya kepada seorang Ibu. Akan tetapi tidak mutlak adaanya

Renungan Tahun Baru

SELAMAT TAHUN BARU UNTUK SEMUANYA

Tahun ketahun berlalu begitu cepat
dari waktu-kewaktu aku yang bercerita.
Ini bukan cerita satu orang. Tapi cerita kita semua
Kalian harus mendengar dan mengingatnya.
Karena apa yang kalian dengar hari ini.
harus kalian ceritakan kepada anak-anak kalian besok.
Ceritakan masa lalu kita, sejarah kita, masa depan kita.
Untuk sebagian kita yang beruntung...
Kita bawa kesini bahagia.....
Karena kita telah melihat sebelumnya.
Setelah melihat dan kita harus meluruskan legenda kita.
Para pendahulu kita memiliki pengetahuan dan segalanya.
Diluar bayangan dan impian kita.
Waktu terus berlalu dan berjalan.
Dan kini kita tahu.
Mencari rahasia milik kita yang hilang tidaklah mudah.
Tapi itulah hidup kita dan kita harus menjalaninya.
Dan tidak seorang pun tahu tujuan kita.
Meskipun demikian setiap malam kita berbicara ....
Agar kita mengingat diri dan asal kita.
Tapi yang terpenting adalah siapa yang menciptakan kita.....
Dan orang yang selalu mengajak kita menuju KESELAMATAN.
Kita menerangi masa depan...
Bukan hanya untuknya melainkan UNTUK KITA SEMUA.
karena kita tahu akan datang malam......
... Dan KITA SEMUA akan pulang.
By. Al Fakir Sopyan Sauri